Majapahit Blog PETA KOTA RAJA | Majapahit 1478 PETA KOTA RAJA
Headlines News :
Home » » PETA KOTA RAJA

PETA KOTA RAJA

Peta Kota Raja Majapahit yang sebenarnya di batasi oleh 4 (empat) Tugu Batas yang berbentuk Lingga-Yoni, dengan jarak antar tugu berkisar 9 x 11 km. Peta Kota Raja Majapahit ini pertama kali dibuat oleh seorang Belanda bernama H Maclaine Pont, seorang arsitek yang juga turut membidani munculnya  bangunan Gereja Katolik Puh Sarang di Kediri, Jawa Timur.

Sebenarnya apa yang dipetakan oleh Maclaine Pont ini telah diuraikan secara panjang lebar dalam Kitab Negarakertagama, khususnya di dalam Pupuh VIII, yang secara penggalannya berbunyi " .. tersebutlah keajaiban kota : tembok batu merah tebal tinggi mengitari Pura (sebutan lain untuk kota raja), pintu Barat bernama Pura Waktra, menghadap ke lapangan luas bersabut parit ; pohon brahmastana berkaki bodi, berjajar panjang, rapi berbentuk aneka ragam .......... ; disebelah Utara bertegak gapura permai dengan pintu besi penuh berukir .... dst."

Pada tahun 2003, tim arkeologi dari Yogyakarta yang dipimpin oleh Nurhadi Rangkuti, melakukan survey untuk mencari dan menentukan batas-batas situs Kota Raja Majapahit yang diperkirakan memanjang arah Utara - Selatan seluas 9 km x 11 km. 
Dari hasil penelitian sebelumnya telah ditemukan 3 (tiga) buah batas Kota Raja Majapahit yang ditandai dengan sebuah kompleks bangunan suci agama Hindu dengan pusat berbentuk YONI berhias naga-raja. Tiga batas kota tersebut adalah Klinterjo di Timur-Laut, Lebak-Jabung di Tenggara dan Sedah di Barat Daya. Berdasarkan ekskavasi di situs Klinterjo dan Lebak-Jabung, didapatkan gambaran mengenai bentuk bangunan suci agama Hindu di penjuru sudut penanda batas Kota Raja. Secara garis-besar pola tata ruang bangunan tersebut memanjang arah Barat-Timur dan memiliki tiga halaman. Halaman paling Barat berupa bangunan terbuka, berumpak batu dengan batur batu-bata, mirip bangunan balai atau pendopo. Pada halaman tengah terdapat sisa-sisa bangunan dari batu-bata, dan pada bagian Timur juga terdapat bangunan batu-bata dengan Yoni Naga Raja. Tampaknya pola tata ruang bangunan suci tersebut mirip dengan kompleks bangunan Pura di Bali yang juga memiliki tiga halaman, yaitu halaman : jaba, jaba tengah dan jeroan.

Dan inilah hasil pemetaan batas-batas Kota Raja Majapahit.



Share this article :

Copy Rights : Jerry Wong ~ Majapahit 1478 | Majapahit Blog

Majapahit 1478 Sobat sedang membaca artikel tentang PETA KOTA RAJA. Oleh Admin Blog, Sobat diperbolehkan mengcopy paste atau menyebar-luaskan artikel ini sepanjang hal tersebut memang berguna, namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya

:: Get this widget ! ::

1 komentar:

Silahkan anda meninggalkan komentar demi kemajuan dan perkembangan blog ini, mohon jangan melakukan spam ..... (pasti akan terhapus secara otomatis)

Komentar

 
Support : Cara Gampang Blog | Majapahit Blog
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2013. MAJAPAHIT 1478 - All Rights Reserved
Majapahit 1478
Original Design by Creating Website Last Modified by : Johan Purnomo